Perkembangan pembangunan kilang terus dikebut oleh pemerintah melalui PT Pertamina (Persero). Salah satunya adalah proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta proyek peningkatan fasilitas kilang tersebut bisa mulai dijalankan pada Desember 2017.
Rencananya kapasitas kilang Balikpapan akan ditambah dari semula 260 ribu barel per hari (bph) menjadi 360 ribu bph. Oleh karenanya, untuk terus memotivasi para pekerja, Jonan juga telah mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo supaya dapat menyaksikan prosesi peletakkan batu pertama (groundbreaking) pada Desember mendatang.
"Ini menurut saya Pertamina akan menjalankan mungkin Desember nanti. Ini Balikpapan, yang lain menyusul," kata Jonan di lokasi ORF Lapangan Jangkrik, Handil Baru, Samboja, Kalimantan Timur, Selasa 31 Oktober 2017.
Tahap Basic Engineering Design (BED) proyek RDMP Balikpapan sudah selesai pada Januari 2017 lalu. Izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) pun juga sudah diperoleh pada April Sementara, Front End Engineering Design (FEED) juga sudah rampung. Pertengahan tahun 2017 RDMP Balikpapan bersiap masuk ke tahap Final Investment Decision (FID).
Senada dengan proyek kilang yang lain, seperti RDMP Cilacap, Grass Roots Refinery (GRR) Tuban, dan GRR Bontang supaya pengerjaan dikebut dan cepat dilakukan.
"Tapi kira-kira memulai pekerjaannya dimulai dari sekarang. Termasuk Bontang, Balikpapan, Tuban, dan Cilacap," imbuh dia.
Sejauh ini, untuk proyek RDMP Cilacap BED sudah selesai dilakukan pada kuartal II-2017. Sementara, AMDAL ditargetkan selesai pada kuartal III-2017 dan FEED akan dimulai pada kuartal IV-2017. Dalam kunjungan ke Timur Tengah, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menyampaikan Indonesia akan mendorong percepatan penyelesaian proyek RDMP Kilang Cilacap yang akan dikerjakan oleh PT Pertamina (Persero) dan Saudi Aramco.
Kemudian, untuk proyek GRR Tuban, Pertamina bersama Rosneft, sudah merampungkan Technical Feasibility Study (FS) pada kuartal I 2017. Bankability Report selesai pada kuartal II-2017. Pertamina dan Rosneft tengah mengerjakan BED GRR Tuban. Sementara, untuk proyek GRR Bontang sejauh ini masih tender. (metrotvnews)
